Posts

Showing posts with the label Nasihat

Sebelum Membaca Al-Qur'an

Setibanya Ramadhan, ramai umat Islam mula memusatkan perhatian pada Al-Qur’an, mengadakan aktiviti pembacaan al-Quran samada bersendirian atau berkumpulan, saling memperdengarkan atau menyemak bacaan antara satu sama lain, mula memerhatikan akan maksud-maksud yang hendak disampaikan oleh Allah Ta’ala menerusi Al-Qur’an. Aktiviti sedemikian amat-amat dianjurkan oleh Islam , termasuk ibadah yang akan diberikan ganjaran oleh Allah Ta’la kepada yang mengamalkannya dengan kemurnian niat kerana Allah Ta’la dan mengikut sunnah Rasullullah saw. Apatah lagi dibulan Ramadhan yang mulia ini, bulan yang diturunkan Al-Quran pada satu malam yang tiada padanya dibulan-bulan yang lain digandakan pahala amalan setiap orang. Samada mereka yang telah lama beristiqamah mengamalkannya, atau mereka yang timbul-tenggelam , atau mereka yang baru hendak bermula dan berazam melakukannya dikesempatan Ramadhan mengharapkan ganjaran pahala, hidayah dan rahmat Tuhannya, semua itu dinilai oleh Allah Ta’ala untuk ...

Bahaya Memperolok-olok Agama

Oleh: Dr. Amin Abdullah As-Syaqawi Segala puji hanya bagi Allah SWT, selawat dan salam ke atas baginda Rasulullah SAW, dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi -Nya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya…Amma Ba’du: Dia antara dosa besar yang boleh membuat pelakunya keluar dari Islam dan menyebabkan dia kekal dalam neraka Jahannam adalah memperolok-olok Allah, Rasul -Nya, kitab -Nya dan orang-orang yang beriman. Melihat pembahasan judul ini sangat luas, maka saya akan membatasinya pada beberapa sub perbahasan berikut ini: Definasi memperolok-olok agama Islam. Adapun definasi memperolok-olok agama, dalam bahasa arab disebut dengan (al-istihza’) dia adalah masdar dari kata istahza’a yastahzi’u yang bermakna mengejek atau bergurau secara halus, atau memperolok dan mempermainkan. Sebagian ahli ilmu berkata: "Memperolok-olok agama ini dapat dibagi menjadi dua bagian: Memperolok-olok agama...

Ikhtilaf: Nasihat Syaikh Abdul Muhsin Al-‘Abbad

Pertanyaan: Apakah batasan-batasan atau kriteria dalam suatu ikhtilaf sehingga dikatakan bahwa ikhtilaf itu tidak menyebabkan pelakunya keluar dari lingkup Ahlus Sunnah wal Jama’ah ? Jawaban: Ikhtilaf yang tidak mengeluarkan pelakunya dari lingkup Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah ikhtilaf dalam masalah-masalah furu’, masalah-masalah yang dibolehkan untuk berijtihad di dalamnya.Ikhtilaf dalam masalah-masalah furu’ inilah yang masih bisa ditoleransi atau diperbolehkan.Akan tetapi ikhtilaf yang ada diantara Ahlus Sunnah wal Jama’ah tidak boleh disertai dengan adanya rasa saling bermusuhan diantara mereka, bahkan mereka harus tetap menjaga rasa saling mencintai dan menyayangi. Hal ini sebagaimana terjadi di kalangan shahabat radhiallaahu‘anhum,dimana mereka berselisih dalam beberapa masalah tapi bersamaan dengan itu, mereka radhiallaahu‘anhum tidak saling bermusuhan satu sama lain dengan sebab ikhtilaf tersebut. Setiap sahabat berpegang dengan ijtihadnya (pendapat) masing-masing. Mereka rad...

Hari Anugerah

Alhamdulillah ! "Allahu Akbar ! Allahu Akbar ! Allahu Akbar ! La ilaha illa Allah huwa Allahu Akbar ! Allahu Akbar wa lillahil Hamd !" Ramadhan tidak berlalu pergi meninggalkan kita tanpa apa-apa putusan, jawapan dan tidak berlalu meninggalkan kita dalam kebingungan, terpinga-pinga, dan tercengang.Seumpama sang kekasih pergi meninggalkan kekasihnya tanpa khabar dan berita, tanpa jawapan dan keputusannya. Siksanya jiwa jika diperlakukan begitu ! Tetapi tidak pada bulan Ramadhan ia pergi meninggalkan kita dengan anugerah dan ganjaran yang dijanjikan Tuhan. Itulah hari kemenangan, yang disambut setelah menyempurnakan tuntutan puasa bulan Ramadhan. Inilah ganjarannya, 'Iedul Fitri sebagai hari kejayaan dibulan Syawal sebaik sahaja selesai Ramadhan. Sunnahnya, 'Iedul Fitri disambut dengan penuh kegembiraan dan menzahirkan kegembiraan itu dengan memuji dan membesarkan Allah Ta'ala. Bagaimanapun, sebagaimana pernah saya katakan tentang amalan menyambut 10 malam terakhi...

Akhir Ramadhan Dimana Kita ? - Nasihat Syeikh Salih Fauzan

Assalamualaikum; Saya masuk satu entri berupa satu nasihat yang amat berguna, kata rangsangan, khabar gembira dan ancaman buat diri ini agar sentiasa beristiqamah dalam ketaatan kepada Allah Ta'ala mengharapkan taufik, inayah dan hidayah Allah Ta'ala sebelum, semasa dan selepas Ramadhan...dimana kita ? Oleh Syeikh Salih Fauzan Al-Fauzan Nukilan daripada e-book terjemahan Bimbingan Meraih Kemulian Ramadhan. Wahai hamba Allah ! renungkanlah betapa cepatnya berlalu malam dan siang dibulan ini. Ketahuilah bahwa dengan berjalannya waktu tersebut, berkuranglah pula usia kamu dan dilipat lembaran-lembaran amal kamu. Segaralah bertaubat kepada Allah dan beramal solehlah sebelum hilang kesempatan yang sangat berharga ini. Wahai hamba Allah, baru kelmarin kamu menyambut kedatangan Ramadhan, dan hari ini kamu akan meninggalkannya dengan membawa oleh-oleh yang kamu tinggalkan di bulan itu. Bulan ini menjadi saksi terhadap apa yang kamu telah lakukan.Berbahagialah bagi mereka yang persembah...